
Salah satu isu utama dalam analisis stabilitas lereng adalah menentukan posisi bidang gelincir (slip surface). Metode kesetimbangan batas menggunakan prosedur uji coba (trial procedure) untuk menentukan bidang gelincir kritis. Prosedur ini biasanya mengevaluasi banyak bidang gelincir uji, dengan menghitung nilai faktor keamanan untuk masing-masing bidang. Pada akhirnya, bidang gelincir yang menghasilkan nilai faktor keamanan terendah dianggap sebagai bidang gelincir kritis (Seequent, 2025).
Di dalam Slope/W, terdapat berbagai metode untuk mendefinisikan bentuk dan posisi bidang gelincir uji (trial slip surfaces). Metode ini sebelumnya telah dipilih pada saat pendefinisian analisis di awal. Jika ingin diubah, maka metode pada pendefinisian analisis juga perlu disesuaikan. Pada tutorial ini akan dicontohkan metode Entry and Exit.
Grid and Radius
Dalam metode ini, bidang gelincir berbentuk lingkaran dibentuk menggunakan titik pusat (center) dan garis singgung (tangent line). Titik pusat berasal dari suatu grid (kotak) yang didefinisikan berdasarkan tiga titik sudut: pojok kiri atas, pojok kiri bawah, dan pojok kanan bawah. Sementara itu, garis singgung ditentukan oleh sudut-sudut dari kotak radius (radius box). Jumlah pembagian (increment) grid dalam arah x dan y serta jumlah pembagian radius dapat diatur.
Kotak radius tidak harus berbentuk persegi panjang sempurna, bentuk segilima sembarang (kuadrilateral) juga diperbolehkan. Bahkan, radius box dapat diubah menjadi serangkaian titik, misalnya saat dua titik atas memiliki koordinat yang sama dan dua titik bawah juga memiliki koordinat yang sama.

Entry and Exit
Dalam metode ini, Slope/W akan membuat garis lurus antara titik-titik dalam zona masuk (entry) dan zona keluar (exit). Garis ini berfungsi sebagai tali busur (chord) atau diameter lingkaran. Selanjutnya, program akan membuat garis normal terhadap chord di titik tengahnya, yang disebut sebagai bisektor. Titik pusat lingkaran bidang gelincir akan berada di sepanjang bisektor. Jarak antara chord dan pusat lingkaran minimum di sepanjang bisektor akan dibagi menjadi sejumlah inkremen radius sesuai jumlah yang ditentukan oleh pengguna. Proses ini diulang untuk setiap pasangan titik pada rentang entry dan exit, sehingga menghasilkan berbagai bidang gelincir uji.

Dalam pengaturan parameter input untuk metode Entry and Exit, terdapat beberapa istilah:
Number of increments over range adalah jumlah titik-titik percobaan yang akan dibuat oleh Slope/W di sepanjang rentang entry dan exit.
Number of radius increments adalah banyaknya nilai radius lingkaran yang akan dicoba untuk setiap pasangan titik entry–exit. Radius ini menentukan seberapa melengkung bidang gelincir yang diuji.
Untuk menggambarkan range area entry dan exit, dapat dilakukan dengan Draw > slip surface > entry and exit, lalu langsung menggambarkan garisnya pada permukaan lereng atau dengan memasukkan koordinat pada kotak dialog.

Video Tutorial
Block Specified
Metode Block Specified menggunakan dua grid titik, yang masing-masing disebut sebagai blok kiri (left block) dan blok kanan (right block). Segmen tengah dari bidang gelincir uji akan menghubungkan setiap titik di blok kiri dengan titik di blok kanan. Sementara itu, dua segmen lainnya merupakan proyeksi garis menuju permukaan tanah dengan sudut tertentu yang ditentukan. Sudut ini dihitung secara berlawanan arah jarum jam dari sumbu x positif. Dikarenakan segmen tengah akan menghubungkan setiap titik di kiri ke setiap titik di kanan, maka segmen tengah dari beberapa bidang gelincir dapat saling bersilangan. Untuk menghindari hal ini, terdapat opsi tambahan dalam dialog Define untuk mencegah terjadinya perpotongan antara segmen-segmen bidang gelincir. Cara mengaktifkannya yaitu Define > Analyses > Slip Surface > Block Specified > ceklis pilihan "Do not cross block slip surfaces lines"

Metode ini sangat cocok digunakan untuk menganalisis mode keruntuhan kritis yang dipengaruhi oleh kontrol struktural, atau secara umum untuk lapisan tanah berkekuatan rendah yang bersifat kontinu secara spasial dan memiliki orientasi tertentu terhadap horizontal.
Fully Specified
Bidang gelincir uji (trial slip surface) dapat ditentukan secara manual dengan mendefinisikan serangkaian titik geometris. Dalam metode ini, bidang gelincir yang ditentukan sebaiknya dimulai dan diakhiri di luar batas domain model.
Metode Fully Specified sangat berguna ketika lokasi bidang gelincir, baik aktual maupun potensial, sudah diketahui sebelumnya. Hal ini umum dijumpai dalam kasus back-analysis terhadap lereng yang mengalami keruntuhan, atau ketika menganalisis keruntuhan sepanjang bidang diskontinuitas seperti kekar (joint-set) pada massa batuan.